jpnn.com, JOGJA - Limbah kayu dan kacamata rusak menginspirasi warga Yogyakarta bernama Aneng Septi Pramudi untuk berkarya. Kini, Aneng memproduksi kacamata kayu yang mendatangkan keuntungan.
Aneng membuat rumah produksi di kawasan Mergangsan Lor, Wirogunan, Jogja. Dia mengenalkan produknya ke publik dengan merek Mata Kayu.
Menurut Aneng, Mata Kayu dibuat dari bahan kayu mahoni, sonokeling dan sungkai. Untuk membuat bingkai kacamata, lembaran tiga jenis kayu iru dipres.
Hasil lembaran yang telah dipres lantas digambari pola kacamata menggunakan mal. ”Kacamata kayu ini kami dikerjakan dengan penuh ketelitian agar hasilnya halus, berpresisi dan bila dipakai nyaman tidak terlalu berat,” ujar Aneng.
Ada juga yang memesan kacamata baca. Hanya saja, untuk kacamata baca ketebalan kacanya tidak lebih dari 2 milimeter.
Aneng mengaku baru dua bulan menggeluti usaha kacamata kayu. Namun, pesanannya sudah merambah daerah lain, bahkan ada yang membawanya ke Barcelona, Spanyol untuk ajang freestyle BMX.
Harga termurah untuk kacamata kayu produksi Mata Kayu adalah Rp 500 ribu sudah dilengkapi dengan boks kayu sebagai tempatnya. Ada pula grafir nama pemilik kacamata.(sky/din/ong/jpg)
-
Kamis, 05 Juli 2018
Jaring Atlet Muda Berbakat, FASI Jatim Gelar Kejuaraan di Kab. Trenggalek -
Jumat, 06 Juli 2018
Nirina Zubir Perdalam Ilmu Manajemen Kuliner -
Jumat, 06 Juli 2018
Mikha Tambayong Tantang Diri Sendiri Bintangi Film Horor -
Jumat, 06 Juli 2018
Baru Cerai, Ovy Duo Srigala Sudah Punya Pacar Lagi -
Senin, 02 Juli 2018
Ganti Gaya Rambut, Penampilan Al Ghazali Disebut Mirip Eminem -
Jumat, 06 Juli 2018
Dion Wiyoko Malu Berbagi Tips Pasangan Harmonis -
Jumat, 06 Juli 2018
Susul El Rumi, Marsha Aruan Kuliah di London -
Jumat, 06 Juli 2018
Kumpulkan Kepala Daerah, Ini yang Diinginkan Jokowi
No comments:
Post a Comment